“No man has a good enough memory to be a successful liar.” – Abraham Lincoln

Seorang ratu meminta tolong kepada Nabi Muhammad SAW. Dia mengatakan bahwa Isaac Newton sedang terjebak dalam sebuah gua, jiwa dan raganya di dalam genggaman Jesus Christ yang saat ini bersembunyi di tempat tinggal Buddha. Di perjalanan Nabi Muhammad bertemu Confucius yang sedang berbahagia karena diterima mengajar senam di tempat milik St. Paul. Walaupun harus balapan dengan Johan Gutenburg saat  membeli baju senam di toko obral milik Tsai Lun, Christoper Colombus tetap santai menikmati cemilannya. Albert Einstein yang merupakan sesepuh di tempat senam itu sebel melihat kelakuan Louis Pasteur, Galileo Galilei dan Aristotle yang selalu makan nasi timbel dengan porsi double. Moses pun membawakan mebel bertuliskan fabel ciptaan Euclid sebagai meja makan di tempat senam. Lemak Shih Huang Ti yang bejubel membuat bajunya bolong dan minta tolong Charles Darwin buat nambel. Di tempat senam August Ceasar beberapa kali kehilangan gelas yang akhirnya dia kasih label. Tapi sambel bikinan Copernicus emang nampol kalo kata Laurent Lavoisier.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: